Stasiun Dukuh Atas Jadi Titik Tersibuk Mobilisasi Kaum Penglaju
Fasilitas bebas macet dan kepastian waktu tempuh membuat LRT Jabodebek kian digandrungi masyarakat perkotaan. Sepanjang periode Januari hingga Juni 2026, ketepatan jadwal moda ini berhasil menarik minat sebanyak 16.018.911 penumpang untuk beralih dari kendaraan pribadi.
Manager of Public Relations LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, memaparkan bahwa pertumbuhan ini setara dengan penambahan hampir 3 juta pengguna dibanding periode yang sama tahun lalu. Pada hari kerja, rata-rata penumpang harian kini menembus angka 115.095 orang, sementara pergerakan di akhir pekan rata-rata mencapai 45.516 orang.
Read Also
"Tingginya jumlah pengguna pada hari kerja menunjukkan bahwa LRT Jabodebek semakin dimanfaatkan sebagai moda transportasi utama untuk mendukung mobilitas rutin masyarakat, mulai dari bekerja hingga menempuh pendidikan," ungkap Radhitya dalam keterangan resminya.
Data pergerakan penumpang menegaskan kuatnya arus komuter dari wilayah penyangga menuju pusat bisnis Jakarta, dengan Stasiun Dukuh Atas mencatat volume tertinggi disusul Harjamukti dan Kuningan. Guna menjaga tren positif ini, pihak operator terus mengoptimalkan frekuensi perjalanan kereta, terutama pada jam-jam sibuk pagi dan sore hari.