pencari suaka unhcr jakarta pramono anung

Pramono Anung Siap Tertibkan Pengungsi di Trotoar UNHCR

Indonesia-Vietnam 2026-07-04 pencari suaka

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa Pemprov DKI akan segera menertibkan para pengungsi asing yang menggunakan trotoar di sekitar UNHCR.

Suasana trotoar di sekitar gedung UNHCR Jakarta Selatan

Suasana trotoar di sekitar gedung UNHCR Jakarta Selatan

Langkah Tegas Pemprov DKI Jakarta Terkait Penggunaan Fasilitas Umum

Keberadaan ratusan warga negara asing (WNA) pencari suaka yang menduduki fasilitas publik di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, mendapat respons tegas dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Gubernur Pramono Anung menyatakan pihaknya tidak akan tinggal diam melihat trotoar yang beralih fungsi menjadi tempat penampungan sementara.

Berdasarkan data di lapangan, para pencari suaka yang mayoritas berasal dari Somalia, Sudan, dan Afghanistan tersebut diketahui telah bertahan di trotoar belakang kantor UNHCR selama beberapa bulan terakhir. Pemprov DKI menggarisbawahi bahwa pemanfaatan area pejalan kaki untuk tempat tinggal darurat jelas melanggar aturan tata ruang kota.

Pramono menegaskan bahwa urusan pengungsi lintas negara sebenarnya merupakan kewenangan penuh pemerintah pusat. "Yang pertama untuk pengungsi ini adalah domainnya pemerintah pusat, tetapi kalau mereka menggunakan fasilitas Pemerintah DKI Jakarta dengan tidak proper, saya tidak segan-segan untuk menertibkan itu," ujarnya saat ditemui di Istora Senayan.

Sehari sebelum pernyataan tersebut dikeluarkan, petugas sebenarnya telah meminta para pengungsi untuk mengosongkan lokasi. Namun, gelombang pencari suaka terpantau kembali mendatangi area trotoar dengan menggelar karpet dan alas seadanya untuk bertahan hidup sembari menunggu kejelasan status mereka dari lembaga pengungsi PBB.

pencari suaka unhcr jakarta pramono anung pemprov dki fasilitas umum jakarta selatan
N

Hidayat Hamzah

Jurnalis Politik Senior - Indonesia-Vietnam

Wartawan senior dengan pengalaman meliput dinamika politik di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara. Menyajikan analisis mendalam tentang kebijakan publik, hubungan bilateral, dan isu strategis nasional.