Petugas probation di Canyon County, Idaho, menyusun daftar orang kelahiran asing dari arsip kasus untuk diserahkan kepada U.S. Immigration and Customs Enforcement (ICE). Berdasarkan dokumen surel yang diperoleh InvestigateWest, koordinasi antara departemen probation dan kantor ICE Boise berlangsung intensif sepanjang Mei hingga Juli 2026.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan analisis Kabayan News, praktik pendataan berbasis tempat lahir tanpa verifikasi status hukum yang valid memicu potensi pelanggaran privasi serius bagi warga naturalisasi maupun pemegang kartu hijau. Sebagaimana dilaporkan oleh media setempat, beberapa petugas probation memasukkan seluruh nama orang yang tidak lahir di Amerika Serikat ke dalam daftar tanpa memastikan status imigrasi mereka.
Nikki Ramirez-Smith selaku pengacara imigrasi di Nampa, Idaho, menilai langkah tersebut sebagai bentuk invasi privasi yang mengkhawatirkan. Mengutip pernyataan pembela hak imigran, tindakan menargetkan setiap orang hanya berdasarkan negara asal kelahiran dinilai sangat keliru dan berisiko merugikan warga asing yang memiliki izin tinggal sah.
Jeff Breach selaku Direktur Departemen Probation Misdemeanor Canyon County menyatakan bahwa penyusunan daftar tersebut dilakukan berdasarkan permintaan pihak federal yang rutin meminta daftar pelanggar hukum asing setiap tahun. Pihaknya berdalih verifikasi status hukum berada sepenuhnya di bawah kewenangan otoritas federal.
Data menunjukkan sebagian besar orang yang masuk dalam daftar tersebut merupakan pelaku pelanggaran ringan, termasuk kasus mengemudi di bawah pengaruh alkohol dan pelanggaran lalu lintas. Organisasi hak sipil terus memantau ketat kebijakan lokal tersebut guna mencegah penahanan salah sasaran terhadap warga yang berstatus legal di Amerika Serikat.