Klub sepak bola Leicester City tetap diprediksi keluar sebagai juara League One musim ini meskipun diterpa masalah salah urus manajemen klub dalam lima tahun terakhir. Berdasarkan analisis Kabayan News, dominasi The Foxes di kasta ketiga sepak bola Inggris ini dipandang tetap kuat meskipun mereka terpaksa menjual pemain kunci tanpa ketersediaan dana memadai guna merekrut pengganti sepadan.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Situasi buruk ini menimbulkan tanda tanya besar terhadap keterlibatan chief football officer Jon Rudkin di King Power Stadium selama periode penuh gejolak tersebut. Alih-alih mendapati sanksi pemecatan atas rentetan kegagalan fatal, pihak The King Power International Group justru memberikan promosi jabatan kontroversial kepada sosok petinggi tersebut.
Perekrutan Russell Martin sebagai manajer baru di Filbert Way juga menuai penolakan keras dari sebagian besar suporter setia Leicester City. Rekam jejak kepelatihan Martin sebelumnya mencakup hasil buruk bersama Southampton serta periode penuh bencana di Skotlandia ketika menukangi Rangers.
Meskipun serangkaian hasil pramusim sempat menunjukkan perkembangan positif secara keseluruhan, berbagai kelemahan taktik lama khas pelatih tersebut kembali terlihat saat kompetisi resmi dimulai. Berdasarkan laporan Peterborough Today, Leicester City tetap ditempatkan pada posisi puncak klasemen prediktif dengan rating bintang lima serta koefisien taruhan 11-4 untuk merengkuh gelar juara.
Persaingan ketat di papan atas League One bakal datang dari Plymouth Argyle yang dijagokan meraih tiket promosi otomatis di bawah arahan manajer Tom Cleverley. Pesaing berat lain meliputi Luton Town serta Sheffield Wednesday yang mengandalkan pemilik baru guna mengamankan tiket zona play-off setelah performa buruk pada musim lalu.
Di sisi lain, ancaman degradasi membayangi klub-klub seperti Notts County, AFC Wimbledon, Cambridge United, dan Bromley yang diprediksi menghadapi musim berat penuh perjuangan. Beban besar kini berada di pundak Russell Martin untuk membuktikan kapasitas diri sekaligus memenangi liga demi meredam keraguan publik.