Combiendetemps News Combiendetemps News
/home / sport / Spanyol Juara Piala Dunia, Sikap...
SPORT

Spanyol Juara Piala Dunia, Sikap Argentina Menuai Kecaman

Pemain Spanyol merayakan kemenangan Piala Dunia sementara pemain Argentina memunggungi podium.

Pemain Spanyol merayakan kemenangan Piala Dunia sementara pemain Argentina memunggungi podium.

Pertandingan berjalan keras di bawah langit malam. Spanyol keluar sebagai pemenang setelah menumbangkan Argentina dengan skor 1-0. Gol tunggal dicetak oleh Ferran Torres pada babak perpanjangan waktu. Kemenangan ini membawa La Roja meraih bintang kedua mereka di Piala Dunia, mengulangi kejayaan tahun 2010 di Afrika Selatan.

Berdasarkan laporan pertandingan, Argentina bermain buruk dan kehilangan kendali emosi. Enzo Fernandez diusir keluar lapangan setelah menerima dua kartu kuning. Sepanjang laga, mereka tidak mampu melepaskan satu pun tembakan tepat sasaran dan didominasi oleh anak asuh Luis de la Fuente.

Keributan pecah setelah peluit panjang berbunyi. Leandro Paredes diganjar kartu merah karena menyerang Eric Garcia dan Gavi. Sementara itu, Nahuel Molina kedapatan mengarahkan pukulan ke arah Rodri dalam perkelahian massal tersebut. Asisten manajer Argentina, Roberto Ayala, juga terlihat memukul Dani Olmo dalam insiden memalukan lainnya.

Suasana sempat mereda ketika para pemain Spanyol memberikan penghormatan saat skuad Argentina menerima medali perak dari Gianni Infantino dan Donald Trump. Namun, sikap tidak hormat kembali ditunjukkan oleh tim Amerika Selatan tersebut saat prosesi pengangkatan piala.

Menurut laporan pandangan mata, ketika Rodri mengangkat trofi Piala Dunia tinggi-tinggi di atas podium, seluruh skuad Argentina justru membalikkan badan. Mereka memunggungi sang juara dan memilih menghadap ke arah pendukung mereka sendiri di belakang gawang.

Mantan pemain legendaris Inggris, Stuart Pearce, mengecam keras tindakan tersebut. "Ketika Spanyol hendak mengangkat trofi mereka, para pemain Argentina, semuanya, berdiri membelakangi prosesi tersebut," ujarnya saat berbicara di talkSPORT.

Adrian Durham, yang memandu acara bersama Pearce, menyuarakan pendapat yang sama. Dia menyebut tim Argentina sama sekali tidak memiliki kelas dan menjadi aib bagi permainan sepak bola karena tindakan mereka sepanjang turnamen.

Ketegangan juga terjadi di panggung kehormatan. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, turut serta membagikan medali bersama presiden FIFA dan para pemimpin dari Meksiko serta Kanada. Trump bersalaman dengan para pemain dari kedua tim.

Namun, bek Cristian Romero tertangkap kamera melewati Trump tanpa menjabat tangannya. Pemain asal klub Spurs itu berjalan begitu saja dengan medali yang sudah melingkar di lehernya, menjadikannya satu-satunya pemain yang menolak bersalaman dengan Trump.

Di sisi lain, penyerang Spanyol Borja Iglesias juga tampak menghindari kontak mata dengan Trump. Sebelum pertandingan, Iglesias sempat menyatakan pandangannya tentang momen tersebut kepada media. "Saya tidak ingin masuk penjara, saya berharap bisa menyapanya di saat kami semua sedang sangat bahagia, dan itu berlalu dengan sangat cepat sehingga saya bisa melupakannya," kata Iglesias.

// TOPICS
#piala_dunia #sepak_bola #spanyol_juara #argentina #ferran_torres #donald_trump #kontroversi
Tim Jurnalis Nasional & Internasional

Tim Redaksi Combiendetemps News terdiri dari jurnalis berpengalaman yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, berdedikasi untuk menyajikan berita harian terlengkap dan terpercaya. Dari politik di Senayan hingga peristiwa di pelosok negeri, dari ekonomi makro hingga budaya lokal, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas setiap harinya.