Kebangkitan Sayap Kanan AfD Picu Kekhawatiran Fasisme di Jerman
Aksi protes yang digerakkan oleh serikat pekerja, kelompok masyarakat sipil, dan partai-partai sayap kiri ini bertujuan untuk menghadang laju kekuatan politik ekstrem kanan. Polisi setempat melaporkan adanya berbagai blokade jalan di pusat kota Erfurt, termasuk aksi demonstran yang menggelar aksi duduk hingga bergelantungan di jembatan jalan tol guna menghentikan langkah para delegasi.
Pengamanan ketat dikerahkan dengan melibatkan personel kepolisian dari berbagai penjuru Jerman setelah lebih dari 200 bus membawa demonstran memadati area tersebut. Meskipun sempat terjadi bentrokan kecil antara massa dan polisi antihuru-hara, sebagian besar delegasi AfD tetap berhasil mencapai pusat konvensi sehingga agenda kongres dua hari tersebut bisa dimulai tepat waktu.
Read Also
Gelombang protes ini dipicu oleh kekhawatiran mendalam atas melonjaknya popularitas AfD yang kini menduduki posisi kedua dalam lanskap politik nasional Jerman berkat isu stagnasi ekonomi. Juru bicara aliansi penentang AfD, Georg Becker, menegaskan bahwa masyarakat tidak akan tinggal diam melihat ideologi radikal kembali tumbuh. "Kami ingin memperjelas bahwa kami tidak akan menoleransi bangkitnya fasisme di Jerman," ujarnya.
Berdasarkan jajak pendapat terbaru di negara bagian Saxony-Anhalt, AfD bahkan memimpin dengan elektabilitas mencapai 42 persen yang membuka peluang meraih mayoritas mutlak. Potensi kemenangan ini diprediksi akan menciptakan guncangan politik besar, mengingat belum pernah ada lagi partai sayap kanan yang memenangkan kendali penuh atas pemerintahan negara bagian di Jerman sejak era Nazi pada tahun 1932.