Sumur itu dalam dan gelap. Lima belas meter ke dalam tanah di Desa Sukasari, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi. Kemarin, seorang bocah laki-laki berusia empat tahun berinisial AP jatuh ke sana. Tanah itu menyimpan maut yang sunyi.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan keterangan Humas Polres Metro Bekasi, Polsek Serang Baru bersama petugas pemadam kebakaran segera bergerak setelah mendengar kabar tersebut. Mereka membawa peralatan penyelamat. Namun di dasar sumur, oksigen sangat tipis dan ruang begitu sempit.
Menurut laporan kepolisian setempat, proses evakuasi berlangsung berat dan dramatis. Petugas memasang alat penyedot air dan menurunkan tabung oksigen ke dalam kegelapan. Ketika tubuh kecil AP berhasil diangkat ke permukaan, segalanya sudah terlambat. Bocah itu dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia.
Berdasarkan pemeriksaan dari Tim Identifikasi Satreskrim Polres Metro Bekasi, tempat itu memang berbahaya. Bibir sumur terlalu rendah. Pemiliknya hanya menutup lubang maut itu dengan selembar papan GRC yang rapuh, tanpa ada pagar pengaman sama sekali.
Menurut pihak kepolisian, keluarga korban kini dirundung duka yang mendalam. Mereka menolak autopsi dan memilih menandatangani surat pernyataan resmi untuk menerima kejadian ini sebagai musibah. Kini polisi mengingatkan warga agar menutup sumur mereka dengan kokoh, menjaga anak-anak, sebelum kegelapan menelan nyawa yang lain.