Sindir Kebijakan Imigrasi Keras Donald Trump Lewat Pesan Persatuan
Pernyataan berturut-turut dari kedua tokoh penting ini dirilis hanya sehari sebelum perayaan Hari Kemerdekaan AS pada 4 Juli. Meski tidak menyebut nama Presiden Donald Trump secara langsung, pesan video mereka dinilai menjadi tamparan keras bagi kebijakan imigrasi garis keras yang tengah dijalankan oleh pemerintahan Trump saat ini.
Melalui siaran video dari Vatikan, Paus Leo XIV yang lahir di Chicago memuji kontribusi besar para imigran dalam membentuk sejarah Amerika Serikat. Paus pertama asal AS ini meminta negara tersebut untuk kembali berkomitmen pada prinsip dasar para pendiri bangsa dan selalu menghormati martabat manusia tanpa terhalang oleh batas negara.
Read Also
Sementara itu, Walikota New York Zohran Mamdani yang merupakan seorang Muslim menyuarakan penolakan terhadap pihak-pihak yang ingin membatasi kebebasan hanya untuk segelintir orang. Mamdani, yang meraih status warga negara AS pada 2018, menegaskan bahwa kekuatan Amerika justru terletak pada keberagaman budaya dan keterbukaannya terhadap dunia luar.
Pernyataan defensif ini muncul di tengah ketegangan politik setelah Mahkamah Agung AS membatalkan perintah eksekutif Trump yang ingin menghapus hak kewarganegaraan otomatis bagi anak imigran yang lahir di AS. Di sisi lain, Trump sendiri dijadwalkan menyampaikan pidato tandingan dalam rangkaian perayaan HUT AS di Mount Rushmore, South Dakota.